Problem sebagian besar rumah tangga saat ini adalah masalah asisten rumah tangga atau yang biasa disebut PRT. Saat ini, biaya yang harus dikeluarkan untuk “menjemput” seorang PRT berkisar Rp 300.000 – Rp 1.000.000. Dengan biaya yang tidak murah tersebut, pastilah membuat kita berharap akan mendapatkan PRT yang professional. Bagaimana tips-tips yang dapat kita lakukan untuk membuatnya betah?
1. Perlakukan PRT sebagai partnerAnggaplah PRT anda sebagai asisten anda untuk menggantikan posisi anda menyelesaikan pekerjaan RT. Jangan anggap PRT sebagai babu atau buruh rendahan, apalagi berlaku kasar baik secara fisik maupun kata-kata
2. Berikan kenyamanan dalam bekerja.
Fasilitas yang layak, akan membuat PRT merasa dihargai. Bukan selalu menyangkut gaji yang tinggi, tapi juga termasuk tempat beristirahat (kamar) yang layak, pakaian, kebutuhan pribadi sehari-hari misalnya sabun, shampoo, odol, dll.
3. Catat setiap pekerjaan yang harus dilakukan
Sebelum mulai bekerja, ada baiknya anda memberi informasi sebanyak-banyaknya mengenai job desk pekerjaan yang harus dilakukan. Ada baiknya anda membuat catatan tertulis, lengkap dengan jam dan waktu pengerjaannya. Ini untuk menghindari kesalahan karena lupa. Bila memungkinkan, tempelkan di tempat yang mudah terlihat olehnya seperti di dapur.
4. Berikan kesempatan sosialisasi.
PRT tetap perlu “me time” untuk bisa bersosialisasi, atau bersantai sejenak. Satu atau dua jam seminggu dari waktu kerja yang anda berikan, sudah cukup membuat dia kembali fresh. Waktu ini bisa dia manfaatkan untuk bersosialisasi dengan teman sesamanya, atau hal-hal pribadi lainnya. Hal ini perlu dilakukan untuk menghilangkan rasa jenuh akan rutinitas pekerjaan yang setiap hari harus dilakukannya
5. Jangan abaikan kesehatannya.
Setiap manusia punya keterbatasan dalam kemampuan fisik dan kesehatan. Sediakan budget di luar gaji bulanan apabila dia harus berobat ke dokter atau sekedar beli obat di warung. Setengah bulan gaji, (bila memungkinkan anda bisa menyediakan sebulan gaji) bisa anda sediakan untuk biaya kesehatannya dalam setahun. Anggaplah ini sebagai fasilitas asuransi kesehatan. Jika dalam setahun, ternyata dana tersebut masih ada sisa, berikanlah itusebagai “bonus” untuknya atas keberhasilannya menjaga kesehatan. Kalau PRT kita sehat, pekerjaan rumah pasti beres, ya kan?
6. Tanyakan kehidupan pribadinya.
Anda boleh menyediakan waktu maximal 1 jam seminggu untuk sekedar ngobrol atau menanyakan kabar keluarganya. Ini akan membuat dia merasa dihargai. Berikan pujian ringan untuk hasil pekerjaannya yang anda anggap cukup memuaskan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar